Senin, 21 Mei 2012

Jingga dalam Elegi (2011)



Judul : Jingga dalam Elegi
Penulis : Esti Kinasih
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Umum
Tahun Terbit : 2011
ISBN 979-979-22-6647-4



Isi:


Ari yang melihat mata Tari yang sembab, bertanya-tanya apa yang membuatnya menangis. Apakah karena Ata atau Angga? Dengan sadis Ari menampakan cicak -hewan yang paling ditakuti Tari- dengan bantuan 2 sahabatnya, Oji & Ridho sehingga membuat Tari pingsan. Tapi Ari membantunya & di depan siswa yang lain itu adalah hal yang romantis -karena yang melihat cicak itu hanya Tari, Ari, Oji & Ridho-. Dan Ari juga menanyakan apa yang membuatnya menangis, tapi tak digubris Tari. Tari menghubungi Ata untuk mencari cara menghindari Ari. Setelah beberapa lama berpikir Tari merasa ide Ata malah membuatnya dekat dengan Ari, Tari pun marah.


Dengan perjuangan penuh Ata minta maaf. Ketika suatu hari Ata menghubunginya untuk memberitahu rumah Ari yang berhasil diketahuinya setelah menguntit Ari (yang notabene gak ada satu orang pun yang tau rumah Ari, kecuali Ari & papanya). Tari & Ata sengaja melewati rumah Ari yang misterius. Ternyata rumah itu adalah rumah yang benar-benar megah bertaman bunga matahari & Patung Helios, Dewa Matahari Yunani Kuno, yang membuat Tari ternganga-nganga. Tari yang penasaran beberapa hari kemudian mengajak Ata lagi untuk melihat rumah Ari. Saat lewat di depan rumah itu ternyata Ari ada di rumah karena motornya terparkir di depan rumahnya. Hal itu membuat Ata mengebut karena takut Ari melihat. Ata & Tari berjanji tak akan kesitu lagi karena takut ketahuan Ari. Tari & Ata yang semakin dekat membuat Tari tau bagaimana kesedihan Ari ketika orang tuanya berpisah, ketika kembar itu dipisahkan & Ari yang tinggal sendiri karena ayahnya sibuk kerja. Hal itu membuat Tari simpatik dan menganggap sebenarnya Ari adalah orang yang baik.


Tari yang menunggu Fio,sahabatnya untuk hunting kaset Drama Korea, tapi yang muncul adalah Ata. Ata juga mengajaknya jalan-jalan tapi ditolak karena Tari sudah janjian dengan Fio. Tapi Ata bilang Fio tidak akan datang, benar saja karena saat Tari menghubungi Fio melalui HPnya ia mendapatkan info bahwa kemarin Ata sudah membelikannya sekarung kaset Drama Korea dari yang baru sampai yang lama agar merelakan Tari hari ini pergi bersama Ata. Dan Fio berpesan agar Tari baik-baik & mengikuti keinginan Ata bak germo yang menasehati anak asuhnya.


Ata & Tari pun jalan-jalan keliling museum. Tapi saat mereka makan sore Tari yang tidak makan ditawari Ata dengan menyuapi Tari, tapi tiba-tiba Ari meng-SMS Tari & Ata dengan mengancam mereka karna Ari melihat kemesraan mereka. Ata & Tari yang pulang diikuti Ari mengenakan motornya. Ari menyerempet mobil Ata.


Suatu hari Ata mengajak Tari mendatangi rumah Ari untuk menyelesaikan masalah. Ternyata masalah yang Ata katakan adalah pengakuan bahwa Ata adalah Ari! Tari tercengang hingga tak sanggup bicara bahkan pulangpun ia harus dijemput Fio. Ibu Tari yang mendengar curhat Tari mengatakan bahwa selama ini ia emang curiga Ata adalah Ari. Tari bahkan menghindari Ari. Ridho yang curiga mengenai sikap Ari & Tari menanyakan ada apa. Ari yang sempat tak mau cerita akhirnya luluh atas ketulusan sahabatnya. Bahkan Ari menceritakan semuanya mengenai ia, orangtuanya, Ata & Tari. Ari yang selalu dihindari Tari akhirnya berencana pergi ke Bali untuk berlibur.



Tari yang tersentuh hatinya akihat siaran TV yg mengisahkan anak yang mengalami apa yang Ari alami, luluh & meng-SMS Ari. Esoknya Ari baru sadar karena semalaman ia mabuk. Sepulangnya Ari langsung ke rumah Tari namun hanya mengintai Tari yang sedang santai, hingga ia sadar SMS itu mungkin salah kirim.



Esok hari saat Ari ke rumah Tari, tapi ia tidak bertemu Tari karena Tari tidak ada. Di tengah jalan ia melewati kompleks perumahan ketika ia kecil. Hingga datang Tante Lidya sahabat Ibunya. Hingga Ari tau mamanya tak pernah melupakan Ari, karna mamanya selalu mencari Ari hingga kadang Ata terabaikan. Tapi karna tak sanggup hidup di Jakarta mereka ke Malang tempat Nenek Ari, bahkan Ata kerja disana. Ari juga melihat hadiah ulang tahun untuknya dari umur 5 tahun hingga sekarang. Akhirnya Ari, Ata & mamanya benar-benar dapat berkomunikasi. Esoknya ia dapat kabar Ata & Mamanya akan datang ke Jakarta sore harinya.


Singkatnya mereka bertemu di bandara. Tari yang menguntit Ari dari jauh diketahui Ari & dikenalkan pada Ata & mamanya. Ata sempat mengoda Tari saat tau nama mereka sama. 

Dan di akhir cerita Ata sempat berkata kepada Tari bahwa ia akan membuat Tari semakin banyak menangis! Ia juga membertitahu Tari agar jangan menyampaikan hal itu kepada Ari.

Nah, udah kebayang kan ribetnya novel lanjutannya yaitu Jingga untuk Matahari. Gue juga udah ga sabar nunggu.. :D

1 komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...